Umama Scarf

 

@sashaidrus with Umama Scarf

Siapa yang picky soal kain yang dipakai? Kalau soal baju, hijab, celana panjang sampe kaos kaki aku itu picky banget. Aku orang yang paling anti pakai sesuatu just for the sake of fashion. Aku butuh pakaian yang comfy dan bikin aku pede pakainya. Mana badan aku gede kan, bahan kaos gitu-gitu sih big no buat aku. Apalagi jersey, Allahuuu. Thank you, next!

Sejak kapan jadi picky begini? Sejak hijrah 2014 silam. Waktu hijrah dulu sempet pakai jersey, terus pindah kaos, kemudian makin berevolusi menjadi (insyaAllah) yang lebih baik dan udah gamau pakai sesuatu yang nempel dan nunjukin lekuk tubuh. Jadi pakainya selalu yang agak besar dan flowy.

Waktu awal hijrah, dibeliin Mama beberapa hijab dan udah coba-coba berbagai macam bahan sampai jatuh hati sama satu

 khimar bahan sifon warna hitam yang udah dicari keliling Indonesia gak pernah lagi nemu temennya.

Karena gak ada temennya, khimar andalan ini akhirnya mengalami yang namanya cuci-pakai cuci-pakai. Mau pake baju warna apa aja, pasti khimarnya si sifon item ini. Well used dah, sampai kesian juga ama dia. Pasti dia lelah.

Nah kemarin lagi jalan-jalan di Thamrin – Jakarta pas ngeliat ada hijab syar’i di patung dan penasaran. Pegang bahannya kok e

nak banget, tapi gak ada warna hitamnya di toko itu. Beberapa hari kemudian aku balik dan keliling sampai nemu toko yang jual warna hitamnya.

Sepanjang mencari si hitam ini disodorin berbagai macam square hijab dari yang polos sampai bermotif, bertekstur dan pake pinggiran. Mulai dari yang bermerk sampai yang polosan. Dari yang muahal banget sampai murahan.

Tapi gatau kenapa Saudia Syar’i dari Umama Scarf ini tuh udah ngena di hati dari awal lihat. Bahannya itu beda sama bahan lain, and trust me I had touched lots of hijab there. Warnanya banyak banget dan bagus-bagus, tapi aku kemarin cuma ambil hitam dan coklat.

First impression Saudia Syar’i dari Umama Scarf ini udah ajib banget, bahannya pas di hati, harganya pas di kantong, panjangnya pas nutupin bokong dan yang pasti hijabnya gak tembus pandang. Dia gak tebel, tapi gak tipis juga. Karena kalau bahan tebel bakal bikin aku keliatan makin besar dan kalau bahan tipis tar rambutnya kelihatan.

Credit: umamascarf.com

 Jadi bahan Saudia Syar’i dari Umama Scarf ini tuh gak kayak kerudung paris ya, dia lebih lembut. Terus mudah diatur tapi gak selemes itu. Ada volumenya tapi gak kaku. Panjangnya bisa diatur kalau mau nutupin bokong, bagian dalemnya bisa dipendekin biar luarnya panjang. Dan yang jadi nilai plus juga tuh brand tagnya gak mengganggu. Aku paling gak suka brand yang bikin tag mereka visible banget dan ngeganggu.Kalau kalian yang pakai syar’i, paling suka pakai bahan ap

 

Leave a Reply

Close Menu